Lets Learn With Heart

Knowledge is Useful 4 Our Happiness

Istighfar

Astaghfirullah Robbal Barooyaa

Astaghfirullah Minal Khotooyaa

Robbi Zidhnii ‘ilman naafi’aa

Wa waafiqlii ‘amalan magbuullaan

Wa waahablii rizqon waasi’aa

Watub ‘alaiya taubatan nasuuhaa

Watub ‘alaiya taubatan nasuuhaa

Hidup di dunia sebentar saja

Sekedar mampir sekejap mata

Jangan terpesona jangan terpedaya

Akherat nanti tempat pulang kita

Akherat nanti hidup sebenarnya

Barang siapa Alloh tujuannya

Niscaya dunia akan melayaninya

Namun siapa dunia tujuannya

Niscaya kan letih dan pasti sengsara

Diperbudak dunia sampai akhir masa

Alloh melihat Alloh mendengar

segala sikap dan kata kita

Tiada yang luput satupun jua

Alloh takkan lupa selama-lamanya

Alloh takkan lupa selama-lamanya

Wahai Sahabat cepatlah taubat

Karena ajal kian mendekat

Takutlah siksa yang menghancurkan

Azab jahanam sepanjang Zaman

Azab jahanam sepanjang zaman

Ingatlah maut pasti kan menjemput

Putuskan nikmat dan cita-cita

Tak dapat ditolak tak dapat dicegah

Bila waktu hidup berakhir sudah

Bila waktu hidup berakhir sudah

Tubuhpun kaku terbungkus kafan

Tiada guna harta pangkat jabatan

Tinggallah ratap dan penyesalan

Menanti peradilan yang menentukan

Menanti peradilan yang menentukan

Astaghfirullah Robbal Barooyaa

Astaghfirullah Minal Khotooyaa

KH. Abdullah Gymnastiar

May 9, 2008 Posted by | Nasyid | 1 Comment

Pandangan Hati

twopumpkinsjack1600.jpg

Pandangan  Mata Selalu Menipu

Pandangan Aqal Selalu Tersalah

Pandangan Nafsu Selalu meluluh

Pandangan Hati Itu Yang Hakiki

Kalau Hati Itu Bersih


Hati Kalau Selalu Bersih

Pandangannya Akan Menembus Hijab

Hati Jika Sudah Bersih

Firasatnya Tepat Kehendak Alloh

 

Tapi Hati Bila Dikotori

Bisikannya Bukan Lagi Kebenaran

Hati Tempatnya Jatuhnya Pandangan Alloh

Jasad Lahir Tumpuan Manusia

 

Utamakanlah Pandangan Alloh

Daripada Pandangan Manusia

 

By Hijazz

March 12, 2008 Posted by | Nasyid | Leave a Comment

Damba Cinta-Mu

Damba Cinta-Mu

Tuhanku, ampunkanlah segala dosaku

Tuhanku, maafkanlah kejahilan hamba-Mu

Kusering melanggar larangan-Mu

Dalam sadar ataupun tidak

Kusering meninggalkan suruhan-Mu

Walau sadar aku milik-Mu

Tuhanku, ampunkanlah segala dosaku

Tuhanku, maafkanlah kejahilan hamba-Mu

Bilakah diri ini kan kembali

Kepada fitrah yang benar

Pagi kuingat petang kulupa

Begitulah silih berganti

Oh Tuhanku Kau pimpinlah diri ini

Yang mendamba cinta-Mu

Aku lemah aku jahil tanpa pimpinan dari-Mu

Kau pengasih Kau Penyayang Kau Pengampun

Kepada hamba-hamba-Mu

Selangkahku kepada-Mu seribu langkah Kau kepadaku

Kusering berjanji dihadapan-Mu

Ku sering juga memungkiri

Ku pernah menangis karena-Mu

Kemudian ketawa semula

Ku takut kepada-Mu

Ku mengaharap juga pada-Mu

Semoga ku kan selamat dunia dan akhirat

Seperti Rasul dan sahabat

Tuhan diri ini tak layak ke surga-Mu

Tapi tidak pula aku sanggup keneraka-Mu


Nasyid Raihan “ Damba cinta-Mu”

March 4, 2008 Posted by | Nasyid | Leave a Comment

   

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.